<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Let's go Green</title>
	<atom:link href="http://gunawannovi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gunawannovi.wordpress.com</link>
	<description>Let's Save Our Nation</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2008 09:22:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gunawannovi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Let's go Green</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gunawannovi.wordpress.com/osd.xml" title="Let&#039;s go Green" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gunawannovi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Terimakasih Ibu&#8230;</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/09/03/terimakasih-ibu/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/09/03/terimakasih-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 09:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[di &#8220;COPAS&#8221; dari myquran.org   Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki dari sebuah keluarga yang amat sederhana. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan bagian nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata, “Makanlah nak, aku tidak lapar.” Dan setelah aku dewasa aku baru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=22&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>di &#8220;COPAS&#8221; dari myquran.org</p>
<p> </p>
<p>Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki dari sebuah keluarga yang amat sederhana. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan bagian nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata, “Makanlah nak, aku tidak lapar.” Dan setelah aku dewasa aku baru tersadar bahwa saat itu ibu telah berbohong.</p>
<p>Ketika saya mulai menginjak remaja, ibu yang sangat menyayangi anak-anaknya selalu gigih dalam membantu ayah mencari nafkah. Berusaha apa saja ia lakoni demi mendapatkan sejumlah uang. Namun pernah satu kali ia tak mendapatkan bayaran atas usahanya, ia hanya mendapatkan upah dengan beberapa ekor ikan segar yang dimasaknya menjadi sebuah hidangan yang menggugah selera.</p>
<p>Sewaktu memakan makanan itu, ibu duduk di samping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang bekas sisa makanan kami. Melihat itu tentu saja aku tak tega dan menyodorkan ikan bagianku kepadanya. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. “Makanlah nak, ibu tidak begitu suka dengan daging ikan,” tuturnya. Dan aku kembali menyadari bahwa ibu telah kembali berbohong.</p>
<p>Saat aku duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, demi membiayai uang sekolah itu, ibu rela mengerjakan sulaman barang-barang kerajinan yang didapatnya dari tetangga sebelah rumah. Sedikit demi sedikit ia selesaikan pekerjaannya itu. Saat itu aku trenyuh menyaksikan kegigihan ibu, karena hingga jam menunjukan pukul satu malam ibu belum juga berhenti. Saat aku memintanya untuk istirahat dan tidur, ia malah menyuruhku untuk tidur terlebih dahulu, sementara ia beralasan belum mengantuk.</p>
<p>Hari-hari terus berjalan, hingga pada waktu yang telah digariskan, ayah meninggalkan kami untuk selama-lamanya. Setelah kepergian ayah, ibu yang malang harus merangkap menjadi ayah, membiayai keperluan hidup kami sendiri dan tiada hari tanpa penderitaan. Hingga banyak keluarga ibu yang mensehati ibu untuk kembali menikah, tetapi ibu menolaknya dengan mengatakan bahwa ia tak butuh cinta, dan aku tahu saat itu ibu berbohong.</p>
<p>Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang mulai renta sudah waktunya beristirahat. Tetapi ibu tidak mau, ia rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, tetapi ibu berkeras tidak mau menerima uang tersebut. “Gunakan saja uang itu untuk keperluan kalian, saat ini ibu tak membutuhkan uang kalian.” Entah sudah berapa kali ibu berbohong.</p>
<p>Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena sebuah penyakit, kini ia harus dirawat di rumah sakit. Aku yang berada jauh di seberang lautan harus segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani pembedahan di bagian perutnya.</p>
<p>Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang terpancar di wajahnya terkesan agak kaku, karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menggerogoti tubuh ibuku, sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku pedih, sakit sekali melihat ibuku dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata, “Jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan.” Dan itu kebohongan ibu yang kesekian kalinya.</p>
<p>Setelah mengucapkan kebohongannya- kebohongannya, ibuku tercinta menutup mata untuk yang terakhir kalinya. Demikianlah, ibu yang telah melahirkan kita, merawat kita sejak dilahirkan, akan selalu terpaksa untuk berbohong demi membahagiakan kita. Dan sudahkan kita mengingat mereka, mengingat para ibu kita yang kebetulan saat ini masih hidup dan butuh pertolongan kita. Sudah berapa lamakah kita tak mengunjungi mereka, tak berbincang-bincang dengan mereka cuma karena aktivitas kita yang padat.</p>
<p>Kita harus akui bahwa kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. Jika dibandingkan dengan pasangan kita, kita pasti lebih peduli dengan pasangan kita. Buktinya, kita selalu risau akan kabar pasangan kita, risau apakah dia sudah makan atau belum, risau apakah dia bahagia bila di samping kita. Namun, apakah kita semua pernah merisaukan kabar dari orangtua kita?</p>
<p>Risau, apakah orangtua kita sudah makan atau belum? Risau, apakah orangtua kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan lagi. Saat kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi orangtua, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata “menyesal” di kemudian hari.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=22&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/09/03/terimakasih-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibunda, Kenapa Engkau Menangis</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/27/ibunda-kenapa-engkau-menangis/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/27/ibunda-kenapa-engkau-menangis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 08:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. &#8220;Ibu, mengapa Ibu menangis?&#8221;. Ibunya menjawab, &#8220;Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak&#8221;. &#8220;Aku tak mengerti&#8221; kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. &#8220;Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti&#8230;.&#8221; Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=18&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. &#8220;Ibu, mengapa Ibu menangis?&#8221;. Ibunya menjawab, &#8220;Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak&#8221;. &#8220;Aku tak mengerti&#8221; kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. &#8220;Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti&#8230;.&#8221;</span></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.</span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.</span></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.</span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.</span></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.</span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada</span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.</span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan enjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.</span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan". </span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup (sumber : intranet MCC)</span></tt><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=18&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/27/ibunda-kenapa-engkau-menangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Sedih Dong&#8230;</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/22/jangan-sedih-dong/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/22/jangan-sedih-dong/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 04:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya manusia diciptakan mempunyai dua mata rantai yang berbeda, yaitu antara baik dan buruk. Berbahagialah kita yang dalam perjalanan hidup ada dalam kebaikan dan kebijakan. Bagi yang belum mendapatkannya, janganlah bersedih karenanya. Tuhan memang memberikannya kepada umat-Nya untuk berfikir dan berbagi kebahagiaan. Dan jangan pernah berfikir bahwa hidup akan terus diselimuti dengan kebahagiaan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=17&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada dasarnya manusia diciptakan mempunyai dua mata rantai yang berbeda, yaitu antara baik dan buruk. Berbahagialah kita yang dalam perjalanan hidup ada dalam kebaikan dan kebijakan. Bagi yang belum mendapatkannya, janganlah bersedih karenanya. Tuhan memang memberikannya kepada umat-Nya untuk berfikir dan berbagi kebahagiaan. Dan jangan pernah berfikir bahwa hidup akan terus diselimuti dengan kebahagiaan dan terjerat dalam kepahitan dunia.</p>
<p>Memang itulah kenyataannya, tak selamanya hidup ini penuh bahagia dan tak selamanya hidup ini tercabik dengan derita. Ingatlah bahwa kita terlahir didunia tidak dengan apa-apa, dan akan berpulang lagi dengan meniadakan apa-apa. Yach&#8230;! itulah kenyataannya, kita semua adalah sama yang berbeda adalah tingkat taqwa kita terhadap-Nya.</p>
<p>Bagi yang berbahagia, ingatkan bahwa ada banyak disana yang harus kita bagi. Manusia yang paling bahagia adalah manusia yang dapat memberikan kebahigaan kepada orang lain.</p>
<p>&#8220;Berkat anugerah Mu, kini aku dapat merasakan kebahagiaan itu. Berkat kasih dan sayang Mu, aku dapat belajar bagaimana menyayangi sesama. Do&#8217;a ku, semoga kebahagiaan dapat dirasakan oleh semua dari kita&#8221;.</p>
<p>Percayalah bahwa cucuran air mata penderitaan adalah awal dari pendakian panjang menuju bukit kebahagiaan. Jatuh dan bangunlah kembali, mari kita gapai kebahagiaan dan kebaikan dengan jeritan tangis, penderitaan dan kesengsaraan. Dan saat ini mulailah berfikir untuk mendapat kebaikan, karena pada dasarnya manusia selalu ada kebaikan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=17&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/22/jangan-sedih-dong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bukan Pria&#8230;</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/18/bukan-pria/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/18/bukan-pria/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 11:50:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/18/bukan-pria/</guid>
		<description><![CDATA[Wanita, yach…wanita terkadang membuat pria yang lemah dapat mejadi kuat karenanya begitu juga sebaliknya pria kuat dapat menjadi lemah karena wanita. Dibalik sisi lemah wanita, ternyata mempunyai kekuatan yang maha dahsyat. Untaian cinta dari seorang wanita membuat hidup ini semakin indah, terlebih jika ia memberikan kasih dan sayang yang tulus tanpa memandang siapa dan karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=16&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wanita, yach…wanita terkadang membuat pria yang lemah dapat mejadi kuat karenanya begitu juga sebaliknya pria kuat dapat menjadi lemah karena wanita. Dibalik sisi lemah wanita, ternyata mempunyai kekuatan yang maha dahsyat. Untaian cinta dari seorang wanita membuat hidup ini semakin indah, terlebih jika ia memberikan kasih dan sayang yang tulus tanpa memandang siapa dan karena apa ia mencintai dan yang terpenting adalah tak ada kebohongan diantaranya.</p>
<p>Penantian panjang tentang kisah cinta sejati akan tercipta. Kini, smua itu akan menjadi sebuah kenyataan manis yang t’lah lama dinantikan. Waktu…memang menjadi penentu sebuah penantian panjang itu. Sempurnalah hidup ini, berkat “kau”. Berikanlah torehan kasih mu di seluruh relung hati, berikanlah cinta di setiap nafas dan berikanlah kedamaian bilamana hati ini berada dalam kegundahan. Slamanya cinta itu tak akan pernah sirna dari hati ini, walau kini kau tak lagi sesempurna kala dahalu.</p>
<p>Segala silaf dan salah memang “hanya” milik kita sebagai hamba-Nya. Kini, ku t’rima kau dengan segala kekuranganku. Tak apalah…semua yang telah terjadi dan jadikan itu semua hanyalah cobaan untuk melangkah menjadi lebih baik lagi. Ku yakin kini kau dapat berubah menjadi lebih baik tuk melangkah kejenjang yang lebih tinggi.</p>
<p>Harapku, jangan ada kata berpisah darimu….</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=16&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/18/bukan-pria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nginep di Rumah &#8220;n 3 r 0&#8243;</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/17/nginep-di-rumah-n-3-r-0/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/17/nginep-di-rumah-n-3-r-0/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 06:18:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Nginep di rumah &#8220;n 3 r o&#8221; memang beda kalo dibandingin ama rumah gw yang ada di Banjaran, kayaknya suasana lebih enak dibandingin ama rumah gw. But&#8230;buat gw nginep dirumahnya adalah hal yang istimewa, disamping mengenang kembali masa-masa kuliah ndulu&#8230;hahaha&#8230;hahaha&#8230;! yach&#8230;dulu waktu kuliah, aku dan dia memang tinggal satu atap alias jadi anak asrama. Die kalo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=13&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nginep di rumah &#8220;n 3 r o&#8221; memang beda kalo dibandingin ama rumah gw yang ada di Banjaran, kayaknya suasana lebih enak dibandingin ama rumah gw. But&#8230;buat gw nginep dirumahnya adalah hal yang istimewa, disamping mengenang kembali masa-masa kuliah ndulu&#8230;hahaha&#8230;hahaha&#8230;! yach&#8230;dulu waktu kuliah, aku dan dia memang tinggal satu atap alias jadi anak asrama. Die kalo tidur bersila sambil tidur dengan tangan yang masuk di &#8220;CD&#8221;nya ntah apa yang dipegang..:) hanya dia dan yang dipegang aja yang tau.</p>
<p>Rumahnya lumayan luas, yach..kira-kira rumah tipe 70/120&#8230;!. Sekitar 1/2 jam an lah kalo dari kantor ke rumahnya. Setelah tiba dirumahnya, kirain rumahnya bersih, ada makanan, ada air minum, bersih&#8230;halah&#8230;semuanya bertolak belakang. Buka pintu depan, truss masuk ke dalem, yang ada juga bau apek pakaian, bau kuah sate yang udah 1 minggu kagak di cuci, sampah ada dimana-mana, air kagak ada, minum juga pake air aqua gelas, kasurnya lembab&#8230;.wadauuuuuu&#8230;masih banyak lach&#8230;yang kagak tega gw sebutin, kasiaaaan&#8230;.ntar nangis die.</p>
<p>Setelah menyimpan tas di kursi serta perlengkapan lainnya, aku dan dia istirahat sejenak. Selepas itu nonton tv bentaran, dilanjutkan dengan masak makanan favorit ala anak kos&#8230;apaaa tuch&#8230;&#8221;INDOMI&#8221;, sambil ngidupin komputer and dengerin musiknya ska&#8230;jadi rame tuch rumah&#8230;gw ama die dah jadi &#8220;orgil&#8221; aja, sambil masak mi berjingkrak-jingkrak yang terkadang saling pukul-pukul..yach..kayak waktu dulu di kampus kalo mo tidur.</p>
<p>Mi dah mateng truss makan dech&#8230;ampe dower nich mulut gara2 mi lagi&#8230;mi lagi&#8230;!!! udah gitu gotong royong ngangkutin air dari halaman depan ke kamar mandi&#8230;cape dech&#8230;.rumah segede itu kagak ada sanyonya&#8230;halah&#8230;! pipis juga kudu irit2 air, kirain enak nginep di rumahnya&#8230;ternyata sama aja ama rumah gw..hehehehe&#8230;!! zzz&#8230;zzz&#8230;.zzzz..<font size="2">-/ kira2 jam 1 dini hari baru bisa tidur tuch&#8230;</font></p>
<p><font size="2">Besoknya (Minggu) gw nyuci, kebetulan gw juga bawa baju kotor alias numpang nyuci baju, sumpaaaahhh cape banget&#8230;ngangkutin air dari luar ke dalam, nyuci dari jam 7 selesai jam 10&#8230;huhhhh..huhhh cape dech&#8230;! selesai juga akhirnya acara nyuci, dah gitu gw masak mi lagi&#8230;bosen juga sich, tapi gimana lagi? lha wong nyang ada ntu aza..!!!!. Yaudah ujung2nya kena juga deh sakit perut&#8230;boker2 mulu kerjanya&#8230;.</font></p>
<p><font size="2">continue ntar ya&#8230;</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=13&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/17/nginep-di-rumah-n-3-r-0/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gelisah&#8230;</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/14/gelisah/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/14/gelisah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 19:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Ntah knapa malam ini aku gak bisa memejamkan mataku, angankupun melayang entah kemana. Tidak karena pekerjaan, tidak juga karena kecapean dan sebagainya lach&#8230;! ntahlah&#8230;.!. Dalam benakku yang ada hanya satu impian, menggapai kebahagian hidup dunia dan akhirat. Ditemani segelas kopi dan sebungkus kacang goreng &#8220;so pasti&#8221; gak ketinggalan alunan soft music. Terlintas kenangan semasa kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=12&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ntah knapa malam ini aku gak bisa memejamkan mataku, angankupun melayang entah kemana. Tidak karena pekerjaan, tidak juga karena kecapean dan sebagainya lach&#8230;! ntahlah&#8230;.!. Dalam benakku yang ada hanya satu impian, menggapai kebahagian hidup dunia dan akhirat. Ditemani segelas kopi dan sebungkus kacang goreng &#8220;so pasti&#8221; gak ketinggalan alunan soft music. Terlintas kenangan semasa kecil di Lampung hingga membawa lamunanku melayang ke Kota Kembang ini. Yach sungguh perjuangan hidup yang penuh dengan makna.</p>
<p>Memang! terkadang hidup tak selama suka, terkadang duka pun menyelimuti setiap hembusan nafas ini. Jangan menyalahkan keadaan dan jangan menyalahkan siapa&#8230;salahkan diri sendiri yang tak memberikan kesempatan untuk medapatkan kebahagiaan. Aku tahu kenapa hidup itu kejam, knapa hidup itu sengsara, knapa hidup itu penuh dengan cacian dan masih banyak lagi seabrek pertanyaan &#8220;knapa&#8221;, jawabnya mungkin hanya satu. Karena kehidupan mengajarkan manusia untuk berfikir &#8216;tuk mencari kebahigaan dengan cara bijak. Akankah waktu yang akan mengatakannya? akankah semua pertanyaan itu slalu ada jawabnya? akupun mungkin meng-iyakan jawabannya untuk tidak menahu&#8230;.yach..ntah lach&#8230;</p>
<p>Seorang sahabat mengatakan kepadaku &#8220;bahagiakanlah hidup dalam dunia mu, karena setelah kehidupan ini mungkin kau tak akan menemukan kebahagiaan di dunia&#8221;. Sekilas mungkin ujar sahabatku tepat, tapi mungkin ada juga yang tidak meng-iyakan. Tapi, hanya sekedar mengingatkan kita bahwa dalam hidup perlu adanya usaha untuk mencari kebahagiaan itu yang ujung-ujungnya mengubah warna kelabu hidup menjadi sedikit lebih terang. Yach&#8230;jam 2 dini hari, mataku pun tetap setia mentaati kegelisahan dalam hati ini alias kagak bisa tidur&#8230;.walahhhh..pusing aku..!</p>
<p>Mungkin masih banyak lagi segudang pertanyaan tentang kelabunya kehidupan, tapi yang pasti semua tata ruang kehidupan manusia pasti mengalami warna. Dan saatnya bagi ruh ini memberikan warna bahagia bagi diri untuk dapat menikmati setitik dahaga dipadang gersang. Halaaah&#8230;.ngomong apa sih lo gun. Udah lach&#8230;ga usah panjang lebar, jadi ribet urusannya&#8230;&#8230;.yang penting sekarang gimana caranya bisa bahagia dunia dan akhirat titik. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=12&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/14/gelisah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dialog Nabi Muhammad dan Iblis</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/dialog-nabi-muhammad-dan-iblis/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/dialog-nabi-muhammad-dan-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 14:24:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasihat Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/dialog-nabi-muhammad-dan-iblis/</guid>
		<description><![CDATA[Telah diceritakan bahawa Allah S.W.T telah menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad s.a.w agar menjawab segala pertanyaan yang baginda tanyakan padanya. Pada suatu hari Iblis pun datang kepada baginda dengan menyerupai orang tua yang baik lagi bersih, sedang ditangannya memegang tongkat. Bertanya Rasulullah s.a.w, &#8220;Siapakah kamu ini ?&#8221; Orang tua itu menjawab, &#8220;Aku adalah iblis.&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=9&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telah diceritakan bahawa Allah S.W.T telah menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad s.a.w agar menjawab segala pertanyaan yang baginda tanyakan padanya. Pada suatu hari Iblis pun datang kepada baginda dengan menyerupai orang tua yang baik lagi bersih, sedang ditangannya memegang tongkat.<br />
Bertanya Rasulullah s.a.w, &#8220;Siapakah kamu ini ?&#8221;<br />
Orang tua itu menjawab, &#8220;Aku adalah iblis.&#8221;<br />
&#8220;Apa maksud kamu datang berjumpa aku ?&#8221;<br />
Orang tua itu menjawab, &#8220;Allah menyuruhku datang kepadamu agar kau bertanyakan kepadaku.&#8221;</p>
<p>Baginda Rasulullah s.a.w lalu bertanya, &#8220;Hai iblis, berapa banyakkah musuhmu dari kalangan umat-umatku ?&#8221;<br />
Iblis menjawab, &#8220;Lima belas.&#8221;</p>
<p>1.    Engkau sendiri hai Muhammad.<br />
2.    Imam dan pemimpin yang adil.<br />
3.    Orang kaya yang merendah diri.<br />
4.    Pedagang yang jujur dan amanah.<br />
5.    Orang alim yang mengerjakan solat dengan khusyuk.<br />
6.    Orang Mukmin yang memberi nasihat.<br />
7.    Orang yang Mukmin yang berkasih-sayang.<br />
8.    Orang yang tetap dan cepat bertaubat.<br />
9.    Orang yang menjauhkan diri dari segala yang haram.<br />
10.    Orang Mukmin yang selalu dalam keadaan suci.<br />
11.    Orang Mukmin yang banyak bersedekah dan berderma.<br />
12.    Orang Mukmin yang baik budi dan akhlaknya.<br />
13.    Orang Mukmin yang bermanfaat kepada orang.<br />
14.    Orang yang hafal al-Qur&#8217;an serta selalu membacanya.<br />
15.    Orang yang berdiri melakukan solat di waktu malam sedang orang-orang lain semuanya tidur.</p>
<p>Kemudian Rasulullah s.a.w bertanya lagi, &#8220;Berapa banyakkah temanmu di kalangan umatku ?&#8221;<br />
Jawab iblis, &#8220;Sepuluh golongan :-</p>
<p>1.    Hakim yang tidak adil.<br />
2.    Orang kaya yang sombong.<br />
3.    Pedagang yang khianat.<br />
4.    Orang pemabuk/peminum arak.<br />
5.    Orang yang memutuskan tali persaudaraan.<br />
6.    Pemilik harta riba&#8217;.<br />
7.    Pemakan harta anak yatim.<br />
8.    Orang yang selalu lengah dalam mengerjakan solat/sering meninggalkan solat.<br />
9.    Orang yang enggan memberikan zakat/kedekut.<br />
10.    Orang yang selalu berangan-angan dan khayal dengan tidak ada faedah.</p>
<p>Mereka semua itu adalah sahabat-sahabatku yang setia.&#8221;<br />
Itulah di antara perbualan Nabi dan iblis. Sememangnya kita maklum bahawa sesungguhnya Iblis itu adalah musuh Allah dan manusia. Dari itu hendaklah kita selalu berhati-hati jangan sampai kita menjadi kawan iblis, kerana sesiapa yang menjadi kawan iblis bermakna menjadi musuh Allah. Demikianlah sebaliknya, sesiapa yang menjadi musuh iblis bererti menjadi kawan kekasih Allah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=9&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/dialog-nabi-muhammad-dan-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanda Kiamat</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/tanda-kiamat/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/tanda-kiamat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 14:20:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasihat Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, &#8220;Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?&#8221; Lalu kami menjawab, &#8220;Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat.&#8221; Sabda Rasulullah S.A.W. &#8220;Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :- ·    Asap ·    Dajjal ·    Binatang melata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=8&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, &#8220;Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?&#8221;<br />
Lalu kami menjawab, &#8220;Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat.&#8221;<br />
Sabda Rasulullah S.A.W. &#8220;Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :-</p>
<p>·    Asap<br />
·    Dajjal<br />
·    Binatang melata di bumi<br />
·    Terbitnya matahari sebelah barat<br />
·    Turunnya Nabi Isa A.S<br />
·    Keluarnya Yakjuj dan Makjuj<br />
·    Gerhana di timur<br />
·    Gerhana di barat<br />
·    Gerhana di jazirah Arab<br />
·    Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.</p>
<p>Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan &#8216;Ini adalah orang kafir&#8217;. Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.</p>
<p>Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S. Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu &#8216;Ini adalah orang yang beriman&#8217;. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah &#8216;Ini adalah orang kafir&#8217;.</p>
<p>Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W. Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.</p>
<p>Rasulullah S.A.W telah bersabda, &#8221; Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit sahaja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi , memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq&#8221;. Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya sahaja, agama hanya bentuk sahaja, Al-Qur&#8217;an hanya dijadikan bacaan sahaja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat.&#8221;</p>
<p>Sabda Rasulullah S.A.W, &#8220;Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamata.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=8&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/tanda-kiamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sikapi dengan Bijak Aja&#8230;lach&#8230;</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/sikapi-dengan-bijak-ajalach/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/sikapi-dengan-bijak-ajalach/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 12:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pak kenalin nama saya&#8230;.., pegawai baru di Purel&#8221;, itu adalah kata pertama yang aku dengar dari pegawai baru jebolan dari Jogja. Ha&#8230;.hhhh&#8230;.pegawi baru (gumam ku dalam hati). Ohh&#8230;yach&#8230;met gabung disini ya mbak, yach ginilah di sini banyak ribut-ributnya. Semoga betah disini ya (sapa ku pada pegawai baru itu). Terkadang ada selintas rasa iri ku terhadap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=7&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Pak kenalin nama saya&#8230;.., pegawai baru di Purel&#8221;, itu adalah kata pertama yang aku dengar dari pegawai baru jebolan dari Jogja. Ha&#8230;.hhhh&#8230;.pegawi baru (gumam ku dalam hati). Ohh&#8230;yach&#8230;met gabung disini ya mbak, yach ginilah di sini banyak ribut-ributnya. Semoga betah disini ya (sapa ku pada pegawai baru itu). Terkadang ada selintas rasa iri ku terhadap dirinya, kok bisa ya masuk TELKOM?, sedangkan Rima yang udah bertahun-tahun di TELKOM, yang udah ngerti tentang pekerjaan, yang kayaknya TELKOM gak bakal rugi kalo misalnya dia bakal jadi pegawai TELKOM. Dari sudut pandang fisik, dia udah ok, dari sudut kepintaran dia juga sudah ok, terus apa lagi kurangnya dia. Loyalitas terhadap kantor&#8230;so pasti, setiap hari dia pulang jam 7 malam dan terkadang ampe jam 9 malam&#8230;! dan tiba2 ada pegawai &#8220;nyelonong masuk&#8221;, wah&#8230;bener-bener dech nih perusahaan&#8230;.tega banjreeettttt.</p>
<p>Mungkin itu bukan rejekinya kali ya? tapi, apkah ga ada peluang buat dia&#8230;? yach sudahlah semuanya udah berjalan, kubur aja cita-cita pengen masuk TELKOM, itung&#8230;itung&#8230;.anggap aja aku dan dia dah jadi pegawai TELKOM yang siap untuk di PHK. Terkadang ibuku pun menanyakan kepadaku akankah aku diangkat jadi pegawai TELKOM, bingung dech ngejawabnya. Paling-paling jawabnya &#8220;iya bu do&#8217;ain aja jadi pegawai&#8221; kadang terlintas pengen keluar dari TELKOM dan mencari nasi pada perusahaan lain, tapi aku gak yakin perusahaan itu mampu untuk memberi gaji dan fasilitas seperti yang ada di TELKOM. Serba sulit memang, di satu sisi aku senang kerja di TELKOM dengan gaji + fasilitas yang lumayan tapi dilain pihak terkadang bosen juga jadi &#8220;pegawai kacangan&#8221;.</p>
<p>Mungkin gak ya kalo misalnya TELKOM mengangkat pegawai kacangan ini menjadi pegawai tetap dengan fasilitas tetap sebagai pegawai kacangan, toh gak rugi juga kan?. Yang terpenting ada kepastian masa depan kelak, gawatnya nich&#8230;kalo misalnya ada TLH yang sakit hati, truss dia kasih data rahasia TELKOM ke kompetitor. Bisa gawat tuch&#8230;! mungkin kinerja para pegawai kacangan malah tambah oke, gak usah dech dikasih insentive2an, jaminan kesehatan, pensiunan&#8230;and more dech&#8230;! yang penting dah jadi pegawai dengan fasilitas setengah hati juga dah seneng&#8230;betulllll&#8230;!?</p>
<p>Patut disyukuri dech bagi ente-ente yang dah ketrima jadi pegawai TELKOM dengan segudang fasilitas, asal jangan makan gaji buat aza&#8230;.yaa&#8230;! yach&#8230;.terkadang aku ngeliat nich, ada pegawai yang ngasi pekerjaannya ke TLH truss dia enak2an nongkrong dimana gitu ntar kalo dah kelar acara nongkrongnya tinggal bilang &#8220;dah beres, blom?&#8221; ke TLH itu. Atau kadang-kadang keluar kota nich, bilangnya sich 4 hari tapi aslinya cuma sehari&#8230;wah SPJ-nya gede tuch&#8230;.and more lach&#8230;! tapi gak semua gitu lho&#8230;..oooo&#8230;(peace). Kayaknya gak di TELKOM aza dech kenyataan itu, diperusahaan lain juga banyak&#8230;!!! temenku yang di Lippo Bank  juga banyak crita tentang sisi buruk perusahaannya.</p>
<p>Jujur aza dech, jangan bilang ahhhh&#8230;, jangan bilang males, rajin baca buku azab akherat, inget ama dosa&#8230;.dlll. Kita berikan kontribusi yang baik diperusahaan ini, kita buat perusahaan ini bangga terhadap kita, kita kritik perusahaan ini dengan kritikan yang memberi makna kebaikan&#8230;.so tanyakan pada diri kita &#8220;Sudahkah kita taqwa terhadap-Nya&#8221;&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=7&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/sikapi-dengan-bijak-ajalach/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari Kita Renungkan &amp; Kerjakan&#8230;;)</title>
		<link>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/mari-kita-renungkan-kerjakan/</link>
		<comments>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/mari-kita-renungkan-kerjakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 09:53:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gunawannovi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/mari-kita-renungkan-kerjakan/</guid>
		<description><![CDATA[Ilmu Untuk Diamalkan Setelah saya memperhatikan, hanya sedikit para ulama dan kalangan terpelajar yang mempunyai kesungguhan. Di antara tanda kesungguhan adalah mencari ilmu untuk beramal, sementara kebanyakan dari mereka menjadikan ilmu hanyalah sebagai alat untuk mencari pekerjaan dan mengejar kedudukan. Mereka berbondong-bondong mencari ilmu agar diangkat menjadi hakim atau hanya ingin membuat dirinya sekadar berbeda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=6&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color:#204063;"><font face="Times New Roman">Ilmu Untuk Diamalkan</font></span></strong><span style="color:#204063;"><br />
<font face="Times New Roman">Setelah saya memperhatikan, hanya sedikit para ulama dan kalangan terpelajar yang mempunyai kesungguhan. Di antara tanda kesungguhan adalah mencari ilmu untuk beramal, sementara kebanyakan dari mereka menjadikan ilmu hanyalah sebagai alat untuk mencari pekerjaan dan mengejar kedudukan. Mereka berbondong-bondong mencari ilmu agar diangkat menjadi hakim atau hanya ingin membuat dirinya sekadar berbeda dari orang lain dan merasa cukup dengan hal itu. (Imam Ibnu al-Jauzy). ;;)<font size="2"></font></font></span><span style="color:#204063;"><font face="Times New Roman"><font size="2"></p>
<p style="background:#f7f0e9;margin:0;" class="MsoNormal">
<strong>Ilmu yang Bermanfaat</strong><br />
Marilah kita memohon kepada Allah ilmu yang bermanfaat untuk kita, karena itulah sumber pengetahuan yang baik. Tatkala kita memiliki ilmu yang berguna, kita pasti mengenal Allah dengan cara yang benar dan kita akan tergerak untuk bekerja sesuai dengan syariat-syariat-Nya dan dengan cara yang diridhai-Nya. Kita pun akan senantiasa dituntun kepada jalan keikhlasan. Asal-muasal segala sesuatu adalah ilmu, dan ilmu yang paling bermanfaat adalah melihat/ membaca perjalanan hidup Rasulullah dan para sahabatnya. Allah berfirman, &#8220;Mereka adalah orang-orang yang Allah beri petunjuk, maka ikutilah jejak hidayah mereka.&#8221; (QS. al-An’am [6]: 90). (Imam Ibnu al-Jauzy)</p>
<p><strong>Instrospeksi Diri</strong><br />
Kekurangan dan kelebihan seseorang akan tampak jika kita terus-menerus menginstropeksi diri. (Imam Ibnu al-Jauzy)</p>
<p>Imam Ibnul Qayyim pernah membahas firman Allah Swt. yang artinya, &#8220;Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa melihat apa yang ia lakukan untuk hari esok. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian lakukan.&#8221; (QS. Al-Hasyr: 18). Imam Ibnul Qayyim mengatakan, bahwa perintah Allah dalam ayat tersebut mengandung anjuran kepada setiap orang untuk dua hal. Pertama, mengevaluasi diri masing-masing. Dan kedua, melihat dan menghitung apakah perbekalan yang telah ia persiapkan di dunia sudah cukup saat ia bertemu dengan Allah atau belum.</p>
<p><strong>Jangan Berputus Asa</strong><br />
Janganlah berputus asa karena ia bukan akhlak kaum muslimin. Hakikat hari ini adalah impian hari kemarin, dan impian hari ini adalah kenyataan hari esok. Kesempatan masih luas dan unsur-unsur kebaikan masih kuat dan besar dalam jiwa kalian yang mukmin, meskipun tertutupi oleh berbagai fenomena kerusakan. Yang lemah tidak selamanya lemah, dan yang kuat tidak selamanya menjadi kuat. (Imam Hasan al-Banna)</p>
<p><strong>Jiwa yang Senantiasa Sadar dan Waspada</strong><br />
Andaikata jiwa terus sadar dan waspada, maka ia akan terus melakukan yang terbaik. Jika tidak, maka ia akan terjebak pada perasaan bangga, ketakaburan, dan sikap meremehkan orang-orang lain. Akhirnya, ia akan berkata, &#8220;Aku telah memiliki segalanya, aku berhak untuk berbuat apa saja!&#8221; Orang seperti itu akan membiarkan hawa nafsunya terjun ke dalam dosa-dosanya. Padahal, kalau saja ia berdiri di pantai kerendahan hati dan jiwa pengabdian pada Allah, akan selamatlah ia. (Imam Ibnu al-Jauzy).</p>
<p><strong>Kebijaksanaan Orang-Orang Bijak</strong><br />
Di antara kebijaksanaan orang yang bijak, hendaknya ia memberi keleluasaan hukum kepada temannya, sedang untuk dirinya memilih hukum yang sempit. Sebab, keleluasaan bagi mereka sebagai bentuk penyertaan ilmu. Sedangkan penyempitan untuk dirinya sendiri sebagai aturan wara’. (Imam Ruwaym bin Ahmad)</p>
<p>Kendala yang Dihadapi Orang yang Menuju Allah<br />
Kendala pertama yang dihadapi oleh orang yang menuju Allah adalah kendala ilmu (Imam al-Ghazali)</p>
<p><strong>Keberanian</strong><br />
Keberanian yang terpuji adalah didasari ilmu dan perhitungan, bukan tatawwur (nekat dan ngawur). Karena itu, orang yang kuat dan perkasa adalah orang yang mampu mengendalikan diri ketika marah hingga dapat melakukan yang mengandung kemaslahatan dan meninggalkan yang tidak mengandung maslahat. Sedangkan orang yang emosional bukanlah pemberani dan juga bukan orang kuat. (Imam Ibnu Taimiyah)</p>
<p><strong>Kemenangan</strong><br />
Sesungguhnya sebuah pemikiran (fikrah) akan menang bila keimanan padanya kuat, keikhlasan untuk memperjuangkannya terpenuhi, semangat untuk menegakkannya bertambah, dan kesiapan untuk berkorban dan beramal untuk merealisasikannya selalu tersedia. (Imam Hasan al-Banna)</p>
<p><strong>Kekuatan Niat dan Motivasi</strong><br />
Jika seseorang datang ke sebuah majelis, hendaknya ia hadir bukan karena lapar, tetapi atas niat dan motivasi yang baik dan harus melupakan niatan-niatan duniawi. Saat itulah hatinya dapat menerima nasehat-nasehat, sehingga ia sadar atas apa yang pernah diperbuatnya dan tertarik untuk melakukan apa yang diketahuinya baik. Ia akan bangkit di atas perahu makrifat-nya. Saat itulah hati mulai sadar atas perbuatan-perbuatan buruk yang pernah dilakukannya, sehingga ia menyesal dan keingintahuannya semakin bertambah besar. (Imam Ibnu al-Jauzy)</p>
<p></font></font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gunawannovi.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gunawannovi.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gunawannovi.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gunawannovi.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gunawannovi.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gunawannovi.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gunawannovi.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gunawannovi.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gunawannovi.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gunawannovi.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gunawannovi.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gunawannovi.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gunawannovi.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gunawannovi.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gunawannovi.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gunawannovi.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gunawannovi.wordpress.com&amp;blog=3067524&amp;post=6&amp;subd=gunawannovi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawannovi.wordpress.com/2008/03/11/mari-kita-renungkan-kerjakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbb01fab99ebe3ac8e5f79196a70c5ab?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Gunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
