Posted by: gunawannovi on: Maret 5, 2008
Ana sangat kaget ketika mendengar salah seorang remaja masjid menceritakan kekagumannya pada “pesan dakwah” film Ayat-Ayat Cinta. Ana tidak menonton TV jadi ana tidak tahu infonya. Hanya saja ana langsung curiga kalau ada film Indonesia yang mengaku membawa nilai Islam.
Ana coba cari di internet dan mendapatkan info-info ini. Semoga bisa menjadi masukan buat orang-orang yang mengagumi Ayat-Ayat Cinta
Rianti Cartwright (berperan sebagai Aisha)
- Berprofesi sebagai model, aktris, dan VJ MTV Indonesia.
- Pemakai parfum Clinique Happy dan Estee Lauder Pleasures.
- Langkah Rianti di dunia hiburan Indonesia makin mantap sejak dia
membintangi Jomblo (2006) sebagai Asri, pemeran utama
- Dalam film Pesan Dari Surga (2006), Rianti dituntut memerankan
seorang KATOLIK taat yang juga pandai bermain musik
- Demi sebuah tuntutan peran, Rianti Cartwright rela belajar agama
Katolik
- Merupakan penggemar band All American Reject dan Green Day.
- Saat berperan sebagai orang Katolik, dia sadar bahwasannya semua
agama mengajarkan untuk menjalankan kebaikan dan menjauhkan manusia
dari perbuatan yang dilarang agama.
Fedi Nuril (berperan sebagai Fahri)
- Adalah seorang model, aktor Indonesia dan anggota grup musik Garasi.
- Personel grup band Garasi bersama Ayu Ratna (perempuan?) dan Aries Budiman
- Film Fedi Nuril sebelumnya menampilkan Fedi ciuman dengan perempuan bukan mahram.
Kutipan dari film Jomblo yang disutradai oleh Hanung Bramantyo (sutradara Ayat-Ayat Cinta):
- “Safe sex…safe sex…wong punya pacar aja susahnya minta ampun..” (Bimo ketika melihat tulisan safe sex di bungkus kondom)
- “Kita itu harus edan-edanan dalam mendekati wanita… karena kita harus menghadapi ketatnya persaingan dan kepasrahan pada jeleknya tampang!” (Agus kepada Doni dan Olip)
- “Cinta itu bisa datang, cinta juga bisa pergi. Tapi ada satu yang cinta enggak bisa….cinta enggak bisa menunggu..” (Doni kepada Olip)
- “Kalau kita terus mencari yang terbaik untuk menjadi pasangan hidup kita, suatu saat pasti saya juga akan ninggalin kamu…” (Agus kepada Lani)
Masih berpikir Ayat-Ayat Cinta adalah “film dakwah”? Pemerannya saja jelas-jelas bukan tauladan. Salah satu dampak nyata yang ana lihat dari remaja masjid yang tadi adalah: Dia menanyakan kawannya apa bisa dia dapat jodoh seperti Rianti Cartwright
Bukankah teladan kita adalah Rasulullah?
Maret 13, 2008 pada 4:55 am
hmm… another negative campaign about Ayat-Ayat Cinta
Kalo seorang uztad sekaliber Aa Gym aja bisa dihujat habis-habisan gara-gara dia melakukan sesuatu yang halal (poligami halal kan?
), apalagi sebuah karya seni yang tentunya sangat perseptif.
Btw, Ana itu siapa Gun? :p